LTN PCNU Malang Launching Portal Berita Nukita.id

0
161

‘Perang’ ideologi dan faham keislaman terus merajalela di era digital saat ini. Informasi hoax semakin merajalela. Pasalanya, hal itu menjadi tantangan tersendiri bagi organisasi keagamaan seperti Nahdlatul Ulama (NU). Dakwah melalui media berbasis online harus terus digalakkan. Karena banyak kelompok juga melakkan serangan dan bahkan perang melalui media digital, mulai dari media sosial dan media online.

“Melihat tantangan tersebut, Lembaga Ta’lif Wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTN NU) Kabupaten Malang melakukan terobosan dengan melaunching media online resmi milik PCNU Kabupaten Malang dengan alamat www.nukita.id, ” jelas Ketua LTN NU Kabupaten Malang, Yatimul Ainun, dalam sambutannya, saat Pengukuhan pengurus LTN NU Kabupaten Malang, di Ponpes An Nur 2, Bululawang, Kabupaten Malang, Jumat (14/4/2017).

Menurutnya, saatnya para kiai NU, generasi muda NU, para santri serta warga Nahdliyin secara umum, khususnya di Kabupaten Malang, untuk terus mendakwahkan nilai-nilai Aswaja, Ke-NU-an, Pancasila dan NKRI yang menjadi karakter kehidupan beragama dan berbangsa di Indonesia.

“NU Kabupaten Malang, mewadahi dakwah itu melalui media online, nukita.id. Nanti akan kami rancang, dikalangan kaum santri program sejuta santri menulis. Semoga media online yang kita launcing bermanfaat menjadi media dakwah untuk warga NU,” harap pria berkacamata itu.

Dalam acara tersebut juga digelar potong tumpeng, sebagai bentuk syukur atas Hari Lahir (Harlah) ke 94 Nahdlatul Ulama. Pemotongan tumpeng dilakukan oleh Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung dan potongan tumpengnya diberikan kepada Ketua PCNU Kabupaten Malang, dr H Umar Usman.

Usai acara pemotongan tumpeng juga dilangsungkan penyerahan secara simbolis sub domain nukita.id kepada pengurus MWC NU yang ada. Penyerahan secara simbolis diserahkan oleh Ketua PCNU dan Koordinator Bidang, KH Imam Ma’ruf.

“Semoga media online yang sudah diserahkan kepada MWC dikelola secara aktif. Dakwah via media online efektif dan istiqomah dilakukan. Hal itu untuk menjaga ketahanan informasi NU dan Aswaja,” harap Ainun.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here