LTN PWNU Bali Konsolidasikan Anak Muda NU dalam Bersocmed

0
74

M. Taufiq Maulana, Ketua Lajnah Ta’lif Wan Nasr NU Bali angkat bicara mengenai pentingnya sebuah media. Dan tak kalah penting adalah bagaimana tulisan didalamnya.

“Kita sudah tahu dan merasakan betapa dahsyatnya arus media saat ini. Orang baik bisa dipenjara, dan orang salah bisa bebas hanya karena media. Pencitraan melalui media sangat berpengaruh dan memiliki peran penting.” Ucapnya.

“Dan karena media kita yang sama-sama satu saudara bisa bertengkar dan musuhan. Bermula dari menyikapi berita atau opini hasil share kemudian diperdebatkan hingga keluar urat yang berakibat emosi memuncak. Padahal ternyata berita atau opini tersebut adalah hoax. Inilah kekuatan media.” Tambahnya.

Media adalah bisnis yang menggiurkan. Melalui media, saat ini orang bisa berprofesi dan kaya raya. Seorang yang ahli media bisa berbisnis melalui berita atau penebar opini hoax. Namun media takkan bisa apa-apa tanpa ada yang menulis.

“Media tidak akan memiliki kekuatan sama sekali jika tidak ada orang yang menulis. Lagi-lagi tulisan yang menjadi sumber kekuatan. Sosial media hanya wadah. Wadah tidak akan berfungsi apa-apa jika tidak ada isinya. Isinya inilah yang penting.” tukasnya.

Sumber: www.pwnubali.or.id


Warning: mysqli_query(): (HY000/1030): Got error 28 from storage engine in /home/ltnnu/public_html/wp-includes/wp-db.php on line 1942

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here